PUTUSNYA HUBUNGAN PERKAWINAN: MACAM-MACAMNYA DAN PRAKTEKNYA 1

Slides:



Advertisements
Similar presentations
Halal Haram Dalam Perkahwinan (Marriage Rules in Islam)
Advertisements

BAB 1:ISLAM & KONSEP-KONSEP ASAS
Kebesaran Allah Dalam Kejadian Gerhana Bulan
Dibalik Kehidupan insan bernama: “Muhammad” Dibalik Kehidupan insan bernama: “Muhammad”
SAMUDERA KEMULIAAN IBU H. AHMAD MUZAKKY ALHAFIDZ
10 WASIAT dalam islam. 10 WASIAT dalam islam APA SIH WASIAT ITU??? Wasiat: Pesan/nasehat Atau Pesan kepada seseorang untuk melaksanakan sesuatu sesudah.
Sebelum kita mempelajari dasar ini perlu kita semua meyakini beberapa perkara yaitu: Sebelum kita mempelajari dasar ini perlu kita semua meyakini beberapa.
Moto ; “Tidakkah aku harus menjadi hamba-Nya yang bersyukur?
NILAI KEADILAN POLITIK ISLAM
HADITS KEDUA. Dari Umar r.a. juga dia berkata : Ketika kami dudukduduk di sisi Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam suatu hari tiba-tiba datanglah seorang.
Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.
10 KUNCI REZEKI ORANG MUKMIN
Mengendalikan Cemburu ( Al-Ghairah ) adalah tindakan menahan diri untuk tidak khawatir dalam ketidaksukaan atas keterlibatan Sesuatu Yang lain, agar supaya.
SMA ISLAM AL IZHARPONDOK LABU Pengantar Hukum Istilah2 Hikmah Ketentuan (rukun) Pengayaan Hukum perkawinan dengan UU Nomor 2 Tahun1974),
FADHILAT & KELEBIHAN BERPUASA DI BULAN RAMADHAN Pintu Langit di Buka Pintu-Pintu Syurga Di Buka Bulan Penuh Keberkatan Di Malamnya Ada Lebih Baik.
SUKATAN PELAJARAN BAHARU STPM
Bahagian Hadis ILMU PENGETAHUAN ASAS KEJAYAAN
Allah s.w.t. menghiasi Islam dengan budi pekerti mulia dan amal perbuatan yang baik.
Pantun Empat Kerat (Budi)
CERPEN : IBU DAN CEPER Shahnon ahmad.
RUKUN WAKAF.
TAYAMUM …alternatif wuduk.
BAGAIMANA MENJALANI HIDUP
BERSEDIA HADAPI SAKARATUL MAUT
Tawakal dan Ikhlas.
BATAS-BATAS TAK BERTEPI; KEIKHLASAN DAN KESABARAN.
Tilawah SIFAT-SIFAT ALLAH BY MOHD KHAIRI MOHD ZIN.
TAKWA.
Compass Setting By: [Name] [Post].
TUJUAN HUKUM ISLAM Maqashid Al Syari’ah By Dr. Agus Syihabudin, MA.
KITAB MUAMALAT (JUAL BELI)
Do’a, Dzikir, dan Istigfar Panduan Do’a Do’a = ibadah  Sunnah Do’a disertai memenuhi seruan-Nya, terikat syariat-Nya,mengikuti Rasul- Nya Tidak meninggalkan.
Kasih & Ukhwah PKT Tingkatan 2 Sungai Sireh, Tanjung Karang
TATA CARA BERPAKAIAN DALAM ISLAM ANGGOTA KELOMPOK NADIYA WAFI AKHLAQIL K.
"Au zubillah himinashsyaitan nirrajim...bismillahirrahmannirrahim" Tafsirannya: Aku berlindung dengan Allah daripada syaitan yang direjam, Allah yang.
Cara-cara hapusnya suatu perikatan
Bulan yang paling mulia di sisi Allah. Hari-harinya
PALESTIN DAN UMMAT ISLAM Oleh: Shahmuzir bin Nordzahir
PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
NASIHAT TERAKHIR RASUL
Pinjam Pakai dan Pinjam Meminjam
KONSEP IMAN KEPADA KITAB-KITAB ALLAH
Tanah adat (Advanced) Clear disk with floating text
FORMULA CIRI PANDANGAN HIDUP ISLAM RABBANIYYAH MAKSUD SPKHNDA
Rusydi Didin Rida Nawal Naufal.
KELAS PENGAJIAN BAHASA ARAB Bermula 1 Ogos 2009 Kelebihan : Berhawa dingin. Suasana taman; tenang & tenteram. Dibuat di rumah Allah; lebih berkat Guru.
Tim Pengajar Hukum Perikatan Fakultas Hukum Universitas Indonesia
Tiada Ganti Pembangunan Keluarga (D) Objektif Setelah menjalani aktiviti para peserta akan dapat memahami dan menyedari diri anak-anak mereka tidak boleh.
Adalah bagian dari hukum Islam yang mengatur hubungan antara seseorang dengan orang lain. A. Asas-asas Transaksi Ekonomi dalam Islam 1.Transaksi pada dasarnya.
Mari kita berdoa SK-KD Indikator ? Sujud Syukur Sujud Sahwi
SHOLAT TAHAJUD, WITIR, HAJAT, DAN SUBUH SEBAGAI PENYEJUK HATI Oleh Syamsul Huda onveying better future C.
KECEMERLANGAN DALAM PERKHIDMATAN
AKHLAK DALAM KELUARGA.
CINTA 31. Katakanlah: "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku (Muhammad), niscaya Allah mengasihi dan mengampuni.
MANISNYA MENJADI WANITA ISLAM
الوضوء Oleh: Avia Nurul Faizah Doni aditya Syifa Fauziah.
Pergaulan Remaja.
Kehidupan Islami 1. Kehidupan Pribadi 2. Kehidupan Keluarga.
Pencerahan awal di BSD Sabtu, 21 Nopember Dzulhijjah 1430H 20:02 Ustad Syaiful Karim.
BAB 3 konsep kepercayaan dan amalan beragama II
KETENTUAN UMUM DAN TATACARA PERPAJAKAN (UU Nomor 6 Tahun 1983 sebagaimana telah diubah terakhir dengan UU Nomor 16 Tahun 2009)
Subjek Hukum 1. Manusia (orang) 2. Badan Hukum Subjek hukum adalah pendukung hak dan kewajiban yang bersifat perdata sebagai akibat hukum dari hubungan.
HAKIKAT KEBENARAN. HAKIKAT KEBENARAN HIDUP ini adalah satu PERMAINAN yang berlangsung di atas SEBUAH PENTAS (DUNIA) yang penuh dengan UJIAN.. dan.
Ustaz Sayid Amin Jasin Diploma Pengajian Islam Andalus
KELOMPOK 3 M. Miftahuddin ( ) M.Andika Hariz Hamdallah ( ) M. Muslim Fauzi ( ) Niskhrohah ( ) Ali Mahmudi (
Macam-macam Haji 1. Haji Tamattu. Ialah seorang berihram untuk melaksanakan umrah pada bulan-bulan haji, memasuki Makkah lalu menyelesaikan umrahnya dengan.
Khusyuk itu Mudah. Banyak orang beranggapan bahawa solat khusyuk hanya dapat diraih oleh para wali atau para kaum sufi sahaja. Padahal Solat Khusyuk itu.
HAK MILIK.
PANDUAN CARA-CARA MENGHADAPI TEMUDUGA Bahagian 1 : Temuduga
BADAN USAHA.
Presentation transcript:

PUTUSNYA HUBUNGAN PERKAWINAN: MACAM-MACAMNYA DAN PRAKTEKNYA 1 NENG DJUBAEDAH Hukum Perorangan & Kekeluargaan Islam Rabu, 15 November 2006 FHUI, Depok

2 SEBAB-SEBAB PUTUSNYA HUBUNGAN PERKAWINAN Pasal 113 KHI: kematian; perceraian: (1) talak; (2) gugatan perceraian; putusan pengadilan

3 ALASAN-ALASAN PERCERAIAN Pasal 116 KHI: berzina/pemabuk/pemadat/ penjudi, dlsb, yang sukar disembuhkan Meninggalkan pihak lain 2 tahun berturut-turut tanpa izin Hukuman penjara 5 tahun setelah perkawinan berlangsung

4 ALASAN-ALASAN PERCERAIAN (cont’d) d. Melakukan kekejaman/penganiayaan e. Mendapat cacat badan/penyakit dengan akibat tidak dapat menjalankan kewajiban sebagai suami/isteri (isteri: dipoligami) f. Perselisihan dan pertengkaran sehingga tidak ada harapan dapat hidup rukun dalam rumah tangga g. Suami melanggar ta’lik talak h. murtad

5 PENGERTIAN TALAK dan KHULU` TALAK: ikrar suami di hadapan sidang Pengadilan Agama; KHULU`: perceraian berdasarkan persetujuan suami isteri yang berbentuk jatuhnya talak satu dari suami kepada isteri dengan adanya penebusan harta oleh isteri untuk melepaskan ikatan perkawinan dengan suaminya (Q.2: 229).

6 DASAR HUKUM Ath-Thalaq (65): 1 Hai Nabi, apabila kamu menceraikan isteri-isterimu maka hendaklah kamu ceraikan mereka pada waktu mereka dapat (menghadapi) iddahnya (yang wajar: al-Baqarah: 228, 234, dan ath-Thalaq: 4) dan hitunglah waktu iddah itu serta bertakwalah kepada Tuhanmu. Janganlah kamu keluarkan mereka dari rumah mereka dan janganlah mereka (diizinkan) keluar (dari rumah) kecuali kalau mereka mengerjakan perbuatan keji (fahisyah) yang terang. Itulah hukum-hukum Allah dan barangsiapa yangmelanggar hukum-hukum Allah, maka sesungguhnya dia telah berbuat zalim terhadap dirinya sendiri. Kamu tidak mengetahui barangkali Allah mengadakan sesudah itu sesautu hal yang baru (rujuk).

7 DASAR HUKUM Ath-Thalaq (65): 2 Apabila mereka telah mendekati akhir iddahnya, maka rujuklah mereka dengan baik atau lepaskanlah mereka dengan baik dan persaksikanlah dengan dua orang saksi yang adil di antara kamu dan hendaklah kamu tegakkan kesaksian itu karena Allah. Demikianlah diberi pengajaran dengan itu orang yang beriman kepada Allah dan hari akhirat. Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar.

8 DASAR HUKUM Al-Baqarah: 228 Wanita-wanita yang ditalak hendaklah menahan diri (menunggu) tiga quru`. Tidak boleh mereka menyembunyikan apa yang diciptakan Allah dalam rahimnya jika mereka beriman kepada Allah dan hari akhirat. Dan suami-suaminya berhak merujukinya dalam masa menanti itu, jika mereka (para suami) itu menghendaki ishlah. Dan para wanita mempunyai hak yang seimbang dengan kewajibannya menurut cara yang ma’ruf. Akan tetapi suami mempunyai satu tingkatan kelebihan daripada isterinya. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.

9 DASAR HUKUM Asal hukum perceraian: HARAM, dapat berubah HALAL karena ‘illah-nya’: kadang-kadang haram (talak bid’i), makruh, wajib, mandub, dan ja’iz. Hadis riwayat Abu Daud dan Ibnu Majah dari Ibnu Umar: “sesungguhnya Nabi saw bersabda: “Perkara halal yang paling dibenci Allah ‘azza wa jalla adalah talak.” (abgadhul-halaali ila-llaahi ‘azza wa jallaa-ththalaaq) (Nailul Authar 5: 2311).

10 DASAR HUKUM (cont’d) Hadis riwayat Imam yang lima kecuali Nasai dari Tsauban: “Rasulullah saw bersabda: “Siapa saja perempuan yang minta talak kepada suaminya tanpa ada sebab, maka haram baginya bau surga.” (ayyuma-mra`atin sa`alat zaujuhaa-ththalaaqa fii gairi maaba`sin faharaamun ‘alaihaa raa`ihatu-l-jannati)

11 SYARAT-SYARAT ORANG YANG MENALAK BALIGH; BERAKAL SEHAT ATAS KEHENDAK SENDIRI: jika terjadi pemaksaan: talak tidak sah (rufi’a ‘an ummatii-l-khatha`u wa-l-nis-yaanu wa maa-stukrihuu ‘alaihi = ketentuan hukum dicabut dari umatku yang melakukan perbuatan karena keliru, lupa, dan dipaksa) BETUL-BETUL BERMAKSUD MENJATUHKAN TALAK.

12 MACAM-MACAM TALAK (PERCERAIAN) BERDASARKAN WAKTU MENJATUHKAN TALAK Talak tidak boleh dijatuhkan oleh suami ketika isterinya: sedang haid (fisik dan psikologis); telah suci dari haid dan telah dicampuri setelah suci dari haid itu, karena belum jelas hamil atau tidaknya; dalam keadaan hamil akibat percampuran benih dengan suaminya, ada dua pendapat: (1) boleh mentalaknya; (2) dilarang mentalaknya. Angka 1 dan 2 = talak bid’i; Angka 3 = talak sunni.

13 Cont’d Talak bid’I = talak yang dilarang (Pasal 122 KHI) Talak sunni = talak yang dibolehkan, yaitu talak yang dijatuhkan terhadap isteri yang sedang suci dan tidak dicampuri dalam waktu suci tersebut (Pasal 121 KHI)

14 MACAM-MACAM TALAK (PERCERAIAN) BERDASARKAN BENTUK CARA TERJADINYA TALAK TALAK RAJ’I = talak yang masih dapat dirujuk oleh suami: (1) talak satu; (2) talak dua; (3) perceraian karena ‘illa= suami bersumpah tidak akan mencampuri isterinya, misalnya, jika dendamnya belum terbalas. TALAK BA’IN: (1) Talak bai’n SUGRA; (2) Talak ba’in KUBRA (Talak tiga dan perceraian karena li’an).

15 MACAM-MACAM TALAK (PERCERAIAN) BERDASARKAN PIHAK YANG MENGAJUKAN PERKARA SUAMI: talak raj’i: (1) BA’DA DUKHUL (khalwat: Hanafi= wajib ‘iddah, tdk boleh rujuk; Hanbali= wajib ‘iddah, boleh rujuk); (2) TIDAK MEMBAYAR ‘IWADH; (3) BUKAN TALAK KETIGA/LI’AN ISTERI: talak KHULU’ (Q.2:229)= talak ba’in = tidak boleh rujuk= (1) qabla dukhul; (2) talak tiga; (3) talak khulu’; (4) menopousa

16 MACAM-MACAM TALAK (PERCERAIAN) BERDASARKAN BENTUK PERCERAIAN TA’LIK TALAK (Q.4:128 jo. Q.2: 229) SYIQAQ (Q.4: 35 jo. Pasal 76 UUPA) ILLA’: isteri digantung tak bertali (Q.2: 226): orang yang melakukan illa’ hendaklah menunggu selama empat bulan.

17 MACAM-MACAM TALAK (PERCERAIAN) BERDASARKAN BENTUK PERCERAIAN (cont’d) ZHIHAR (Q.58: 2): suami bersumpah bahwa isterinya sama dengan punggung ibunya: (1) akibatnya: perkawinan terputus: (2) jika suami akan kembali harus membayar kaffarah: (a) memerdekakan budak, atau, (b) puasa dua buluan berturut-turut, atau, (c) memberi makan 60 orang miskin

18 MACAM-MACAM TALAK (PERCERAIAN) BERDASARKAN BENTUK PERCERAIAN (cont’d) FAHISYAH (Q.4: 15-16): menurut Hazairin: perbuatan keji yang mencemarkan nama baik keluarga (maupun masyarakat), di antaranya: berzina, sodomi, liwat (homoseksual), perbuatan mendekati zina, dll.

19 MACAM-MACAM TALAK (PERCERAIAN) BERDASARKAN BENTUK PERCERAIAN (cont’d) KHULU’ (Q.2: 229): perceraian berdasarkan persetujuan suami isteri yang berbentuk jatuhnya talak satu dari suami kepada isteri dengan adanya penebusan harta oleh isteri untuk melepaskan ikatan perkawinan dengan suaminya. Alasan: tidak dapat menjalankan hukum Allah, jika perkawinan dilanjutkan.

20 AL-BAQARAH: 229 Talak dua kali, setelah itu boleh dirujuk lagi dengan cara yang ma’ruf atau menceraikan dengan cara baik. Tidak halal bagi kamu mengambil kembali dari sesuatu yang telah kamu berikan kepada mereka, kecuali kalau keduanya khawatir tidak akan dapat menjalankan hukum-hukum Allah. Jika kamu khawatir bahwa keduanya tidak dapat menjalankan hukum-hukum Allah, maka tidak berdosa atas keduanya tentang bayaran yang diberikan oleh isteri untuk menebus dirinya. Itulah hukum-hukum Alllah, maka janganlah kamu melanggarnya. Barangsiapa yang melanggar hukum-hukum Allah mereka itulah orang-orang yang zalim.

21 MACAM-MACAM TALAK (PERCERAIAN) BERDASARKAN BENTUK PERCERAIAN (cont’d) FASKH: diputuskannya hubungan perkawinan oleh Hakim Agama karena salah satu pihak menemui cela atau merasa tertipu oleh pihak lain: (1) dasar hukum Hadis Nabi saw: perkawinan tidak sekufu; (2) atsar Umar bin Khaththab: ditemukan penyakit menular, gila, dll

MURTAD: Hazairin: perkawinan bubar van rechtswege (dengan sendirinya) 22 MACAM-MACAM TALAK (PERCERAIAN) BERDASARKAN BENTUK PERCERAIAN (cont’d) LI’AN: An-Nur: 6-9 MURTAD: Hazairin: perkawinan bubar van rechtswege (dengan sendirinya) Di Indonesia harus melalui Pengadilan Agama bagi orang Islam (asas personalitas keislaman).

23 PRAKTEK PERCERAIAN UNDANG-UNDANG NO. 7 TH. 1989 jo. UNDANG-UNDANG NO. 3 TH. 2006: Pasal 66: CERAI TALAK Pasal 73: CERAI GUGAT Pasal 87 dan Pasal 88: CERAI DENGAN ALASAN ZINA. Perceraian di bawah tangan: menurut RUU- Hukum Terapan Peradilan Agama Bidang Perkawinan.

TERIMA KASIH WASSALAM